Peka Kejadian

Di jaman media sosial entah apapun bentuknya, blog-mikroblog-social network, nampaknya orang semakin ‘ngeh’ dengan kejadian di sekitarnya. Bad news is a good news nampaknya semakin nampak nyata. Belum lama kita pernah mendengar atau bahkan melihat peristiwa seorang bocah di cina yang tertabrak truck dan terkulai di tengah jalan raya tanpa ada yang memedulikannya dan lebih edan lagi si bocah dilindas beberapa kendaraan lagi setelah itu. Rekaman CCTV kejadian itu beredar di internet.

Kejadian itu telah memicu banyak debat tentang semakin menurunnya rasa kemanusiaan dan empathy di negeri tirai bambu yang tengah berubah menjadi tirai industri ini. Materialisme semakin mewarnai kepribadian mereka, bahkan mungkin kita. Ukuran untung rugi secara materi dalam bertindak nampaknya menjadi parameter umum saat ini. Sungguh miris, saat beberapa waktu lalu melintas di Jl. Godean di saat rush hour ada korban tabrakan yg bersimbah darah tergeletak di tengah jalan dan tidak ada yg beregerak menolong. Bahkan seorang kawan berkisah tentang video unggahan di internet tentang rekaman korban kecelakaan yang kesakitan dann nampaknya meregang nyawa, namun semua hanya jadi penonton dan bahkan merekam momen itu dengan HP mereka, kaco.. Soal tidak menolong, masih bisa ada diberikan alasan bahwa karena mencegah salah tindakan karena tidak punya keterampilan pertolongan kecelakaan sehingga justru bisa memperparah keadaan. Namun untuk merekam momen saat orang lain menderita adalah suatu tindakan yang kurang beradab.

Memang nampaknya gadget, internet dan inforamsi real time  telah mengubah pola pikir orang terhadap suatu kejadian. Orang sudah terbiasa untuk mendapatkan berita dalam keadaan hangat,  nampaknya ini juga yang mendasari respon orang terhadap kejadian. Orang ingin menjadi yag pertama melaporkan, membagi kabar kalo perlu dengan gambar atau rekaman video. Seperti klo postingan ini ada gambarnya, kayaknya lebih asik deh. Mungkin begitu cara pikir citizen journalist, entahlah.

 Dan kemarin di saat Jogja diguyur hujan deras dengan angin kencang, ada sebuah pohon sengon yang rubuh dan menimpa pengendara dan motor yang diparkir di Masjdi Kampus UGM. Alhamdulilah, tidak ada korban luka kecuali beberapa motor yang penyok. Syukurnya masih bisa mengerem dan pohon rubuh di depanku, namun yg jadi cerita ternyata ada juga yg sempat2nya merekam kejadian itu. Bener2 peka berita kita sekarang niy….  

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s